Postingan

PMII OKI Menolak RUU MD3

Gambar
Pengurus cabang PMII Kab. OKI Menuntut : 1. MK Membatalkan RUU MD3 2. Kami PMII Kab. OKI Meminta Presiden untuk Membuat PERPU pengganti UU MD3 3. Minta Ketua dan Anggota DPR Kab. OKI Turut Menolak RUU MD3. 4. Kami meminta Seluruh DPR Kab. OKI menyatakan sikap untuk menolak RUU MD3 secara tertulis. Dengan alasan : 1. Kerena Negera kita adalah negara demokrasi, jangan kau bungkam demokerasi dengan RUU MD3. Sejatinya demokrasi itu dibuat untuk menghasilkan kekuasaan yang melindungi rakyat. Bukan untuk melindungi kekuasaan itu sendiri, apalagi koruptor. 2. Anggota Dewan Bukanlah Dewa, Bukan Pula Tuhan yg kebal akan Hukum Anti-kritik. 3. RUU MD3 Kami anggap  telah menciderai Demokrasi. Jika Masyarakat tidak boleh mengkritik dan dipandang  penistaan nggota dewan dan akan dijerat hukum. Lalu apakah anggota dewan itu tuhan yang tidak pernah salah...??? Lalu mana demokrasi Dinegeri kita ini. Sedangkan dalam UUD 1945 dinyatakan. "Warga Negara Berhak Meny...

NASKAH BAI'AT ANGGOTA PMII

Gambar
Bismillahirrahmanirrahiem Asyhadu allaa ilaaha illa Allah, wa asyhadu anna muhammadrrasuulullah Radhiitu billahi Rabba, wabil islaami diinaa, wabimuhammadinnabiyya wa rasuulaa Wabil qur’aani imaamaa... Dengan memohon ridlha, rahmat, dan maghfirah Allah swt, saya berikrar: Bahwa saya: ·           Menyerahkan diri menjadi anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia . ·           Sebagai anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia senantiasa berpegang teguh pada ajaran Islam Ahlussunnah wal jama’ah, Nilai Dasar Pergerakan, Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Nilai-nilai, Norma-norma, dan produk hukum PMII lainnya, serta cinta tanah air dan bangsa. ·           Sebagai anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dalam menjalankan tugas dan kewajiban organisasi pantang berputus asa, pantang menyerah, dan pantang meninggalka...

Sejarah dan artinya "Wallahul Muwafiq Ila Aqwamith Thoriq"

Gambar
Setelah saya ikut PMII, entah mengapa rasanya pengen ngepost hal yang satu ini. Kelihatannya sepele bukan? tapi yang namanya sejarah siapa yang tau. Artikel/tulisan yang ada di bawah ini adalah berita harlah PMII yang ke-46, yang saya ambil di website NU Online. "Saat acara peringatan hari lahir (Harlah) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-46 . Sejumlah tokoh nasional, Angkatan ’66 dan ratusan kader PMII hadir dalam acara yang digelar di Hotel Acacia, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (20/4). Dalam sambutannya, Gus Dur menegaskan tentang komitmen keindonesiaan & kebangsaan dengan cara mengawal terus Indonesia dengan Islam ala Indonesia. Setelah berbicara panjang lebar, dia bermaksud menutup pidato dengan ucapan  "wabillahi taufiq wal hidayah",  tapi tiba-tiba dia diam sejenak.... "saya kok mau salah menyampaikan salam penutup, harusnya kan yang khas NU" jelas cucu pendiri NU ini. "Dulu ulama-ulama NU, sepakat me...

Soempah Pemoeda

Gambar
Pertama:  Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kedoewa:  Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia. Ketiga:  Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Buat Anda Yang Bingung

Gambar
  Apa yang terbayang di fikiran anda saat melihat foto ini? Di sebuah buku saya melihat foto ini dengan judul bacaan “Renungan buat anda yang bingung”. Beberapa kalimat di lembaran itu perlahan-lahan saya baca, dan berikut sebagian isinya: (Anda mahasiswa yang luntang-luntung kurang kerjaan? Sudah mulai bosan dan mual ngedengerin kuliah pak dosen? mulai bete dengan suasana kos-kosan? Pingin teriak sekeras-kerasnya tapi takut ditimpukin tetangga, ngerasa membangun diri itu sulit, ngerasa salah jurusan, bingung karena gak ngedapat apa-apa di kuliah di universitas. Merasa makin terseok-seok dan gak punya ruh semangat untuk belajar.. hmmm, coba deh ikuti tulisan ini.. tips bangun dari keterpurukan.. bla bla bla..) Kalau berdasarkan analisis saya, ini adalah foto seorang mahasiswa baru, kata anak muda sekarang istilahnya masih unyu-unyu. Soalnya kelihatan dalam suasana ospek gitu. karena seragamnya hitam putih plus topi kerucut yang biasanya di pake ke kampus atas instruksi se...

Peran PMII Menjaga NKRI

Gambar
Salah satu organisasi ekstra kampus, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar Kongres XIX di Masjid Agung, Palu, pada 15-19 Mei 2017. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Palu menjadi tuan rumah perhelatan musyawarah tertinggi organisasi mahasiswa yang berdiri pada 17 April 1960 tersebut. Dalam Kongres kali ini, PMII mengambil tema “Meneguhkan Konsensus Bernegara untuk Indonesia Berkeadaban”. Selain membahas AD/ART, keorganisasian dan memilih ketua umum yang baru, kongres PMII juga akan ada penandatanganan “Deklarasi Palu untuk Indonesia Damai”. Kongres PMII sangat strategis karena organisasi ini sudah terlihat semakin matang. Namun, di saat usia PMII menginjak ke-57 tahun, mereka perlu terus meningkatkan kontribusi terhadap bangsa dan negara. Masih banyak sekali pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan PMII untuk bangsa dan negara. Sebab, berbagai persoalan dan ancaman kepada negara masih terus menggelayut, baik di level lokal, nasional maupun internasional. Tema...

PMII dan Kesetiaan Terhadap Pancasila

Gambar
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia merupakan suatu organisasi kader yang di dalamnya diisi para mahasiswa Muslim yang landasan teologinya Ahlusunnah wal Jama’ah (Aswaja). Selain menggunakan paham Aswaja, PMII juga menetapkan Pancasila sebagai asas organisasinya. Pancasila diyakini sebagai suatu komitmen bersama the founding fathers bangsa Indonesia yang harus tetap terjaga keutuhannya sebagai dasar Negara. Karena PMII merupakan organisasi kepemudaan yang lahir di bumi Pancasila, maka PMII pun wajib membela dan mempertahankan Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia yang mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia di tengah kemajemukan dan kepluralan masyarakat Indonesia. Jika kita kembali pada sejarah lahirnya Pancasila, sebelum Pancasila ditetapkan sebagai landasan atau dasar Negara, berbagai benturan pandangan terjadi. Dalam sidang BPUPKI misalnya, peserta sidang terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu kalangan nasionalis dan kalangan agamis. Kedua kelompok ini m...